Rabu, 13 Februari 2013

Kalkun, Pedaging Besar Bergelambir Panjang

Hewan ini termasuk dalam jenis unggas. Salah satu dari jenis ayam. Pejantan berukuran besar. Bobotnya mencapai 12 kg. Bulunya indah dan bisa mekar seperti merak. Di kepalanya mempunyai gelambir panjang yang bisa berubah-ubah warna, kadang biru, putih dan merah. Di dadanya ada semacam janggut panjang berwarna hitam. Jika mendengar orang bersiul, kalkun jantan akan berburnyi, “kululukulukulukuluk”.
Ayam kalkun betina berukuran lebih kecil. Bobotnya hanya berkisar 4-5 kg. Betina tugasnya bertelur. Rata-rata ayam kalkun bertelur sebanyak 15-20 butir. Ukuran telurnya sebesar telur entok. Ayam kalkun betina mengerami telurnya selama dua puluh delapan hari.
Salah Sebut
Dalam bahasa inggris, kalkun disebut turkey. Akan tetapi di Turki, kalkun disebut american bird. Sebutan turkey untuk kalkun sebenarnya merupakan kesalahan para ilmuwan saat melihat kalkun di Amerika Utarta. Mereka mengira, itu adalah ayam mutiara (guenea fowl) yang berhabitat asli di Afrika. Ayam mutiara diekspor ke Eropa melalui Turki. Di Eropa, ayam mutiara disebut sebagai turkey fowl, turkey hen, dan turkey cock (F. Rahardi).
Kalkun yanga da saat ini merupakan hasil penjinakan dari kalkun liar, kira kira 7000 SM. Jenis yangdijinakkan itu adalah Meleagris gallopavo yang berhabitat asli di negara bagian Jalisco, Guerrero, dan Veracruz di Meksiko. Di semenanjung Yukatan, masih Meksiko, diketemukan pula spesies kalkun liar ocellated turkey (melleagris ocellata).
Kalkun merupakan ejaan bahasa Indonesia untuk bahasa Belanda "kalkoen" yang diambil dari nama kota Kalikut di India. Sedangkan Ayam Belanda merupakan sebutan bahasa Melayu untuk kalkun. Dalam bahasa Denmark dan Norwegia, kalkun juga disebut sebagai kalkun, atau kalkon (bahasa Swedia), Kalkuun (bahasa Jerman hilir), kalkkuna (bahasa Finlandia), dan kalakuna dalam bahasa Papiamento (Wikipedia).
Di Indonesia, ayam ini masih jarang, meskipun sudah ada beberapa peternak yang mulai membudidayakan. Baik untuk pedaging ataupun ayam hias. Kalau di Amerika, kalkun menjadi menu utama dalam perayaan thanksgiving. Thanksgiving adalah hari pengucapan syukur, atau kira kira berarti pesta panen.
Habitat
Kalkun liar habitat aslinya adalah Amerika utara. Mereka hidup di padang rumput dan hutan. Ayam kalkun mencari makan di siang hari. Di malam hari mereka akan istirahat sebab tidak bisa melihat. Tidurnya di pohon. Makanan ayam kalkun adalah biji bijian, dedaunan hijau, bahkan rerumputan segar.
Kalkun merupakan penerbang jarak pendek. Kalkun betina mampu terbang sejauh 400 M dengan kecepatan 60 km/jam. Sedangkan kalkun jantan sangat galak meskipun kurang pandai terbang.
Unggas ini suka bekerjasama. Apalagi jika menemui musuh  yang membahayakan. Mereka akan segera bergerombol dan mengeroyok musuhnya itu.
Tradisi
Kalkun masih jarang di Indonesia. Kebanyakan orang Indonesia masih mengira bahwa ayam kalkun termasuk kategori ayam hias. Padahal, menjadi kebutuhan konsumsi di Amerika Utara, Australia, dan Eropa. Bahkan, saat Thanksgiving di Amerika Serikat dan Kanada.
Bayangkan, konsumsi ayam kalkun di Amerika Serikat setiap tahunnya mencapai lebih dari 250 juta ekor, dan seperenam dari jumlah itu disembelih pada saat Thanskgiving. Sebaliknya, di Indonesia orang lebih akrab dengan ayam potong untuk konsumsi sehari-hari.
Kapan orang Indonesia akan makan unggas yang rendah kolesterol dengan biaya pembesaran yang relatif murah ini?